Ketika penglihatan
mulai kelam
Tanpa sadar raga
ini telah tenggelam
Tanpa aluran
tangan seorang
Semakin jauh ku
menapak
Semakin gelap
jalan yang tampak
Kau
bagaikan infantry di medan perang
Meluncurkan
peluru yang bertubi-tubi
Tanpa
ampun kau memandang
Menerjang
dan menghantam semua golongan
Menebar
ranjau dan rintangan
Tak
kusangka akan semudah itu
Kau
buatku jatuh tak berdaya
Bersimbah
darah dan air mata
Dengan
merintih ku panjatkan doa
Mengharap
secerca cahaya datang mendekat
Mampu
mengangkatku menuju angkasa
Meraih
bintang yang bersinar terang
Dan membawanya pulang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar