Sepeda Motor Kesayanganku - Adi Susilo - Puisi dan Cerpen

Kumpulan Puisi dan Cerpen Karya Anak Bangsa

Breaking

Kamis, 15 November 2018

Sepeda Motor Kesayanganku - Adi Susilo



Pada pagi hari yang cerah ini, saya bangun sangat pagi-pagi sekali. Ternyata hari ini adalah hari ulang tahunku yang ke-12. Saya memang benar-benar lupa dengan hari ultahku sendiri. Saya tidak tahu ternyata Ayah dan Ibu sudah mempersiapkan kado istimewa untukku.
“Yah, Bu itu sepeda siapa “aku berkata.
“Itu sepeda kado istimewa dari Ayah dan Ibu, Nak “Ayah dan Ibu berkata.
“Benarkah yah, bu, itu untukku “aku berkata.
“Ia nak, itu memang benar. Ayah dan Ibu memang sudah sengaja mempersiapkan kado istimewa ini dari dulu, hanya untukmu nak “Ayah dan Ibu berkata.
“Terima kasih banyak ya yah, bu “aku berkata.
“Iya nak, dan jangan lupa jaga dan rawat sepeda itu dengan baik “Ayah dan Ibu berkata.
Sepeda itu saya rawat dan saya jaga dengan sebaik-baiknya. Berkat kado yang diberi Ayah dan Ibu untukku sangat berguna bagiku, saya tidak telat/ terlambat lagi masuk sekolah. Setiap pulang sekolang/ dari bermain sepeda itu pasti aku cuci yang bersih, dan setelah kering/ bersih pasti usapi lagi supaya tampak bersih dan kelihatan kinclong seperti baru lagi. Keesokan harinya, saya pergi ke sekolah terburu-buru karena takut kesiangan/ terlambat. Karena terburu-butu saya tidak tahu kalau di depan ada anak kecil yang lari di jalan, lalu saya kaget dan hampir saja saya menabrak anak itu. Ternyata tidak, saya sadari saya terjatuh. Untung saja saya tidak apa-apa, lalu saya bangun dan melihat sepeda. Untung saja sepeda kesayanganku tidak kenapa-kenapa, untung cuma lecet sedikit. Saya sangat berterima kasih berkat sepeda ini saya tidak terlambat lagi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages