Pada pagi hari yang cerah ini, saya bangun sangat
pagi-pagi sekali. Ternyata hari ini adalah hari ulang tahunku yang ke-12. Saya
memang benar-benar lupa dengan hari ultahku sendiri. Saya tidak tahu ternyata
Ayah dan Ibu sudah mempersiapkan kado istimewa untukku.
“Yah,
Bu itu sepeda siapa “aku berkata.
“Itu
sepeda kado istimewa dari Ayah dan Ibu,
Nak “Ayah dan Ibu berkata.
“Benarkah
yah, bu, itu untukku “aku berkata.
“Ia
nak, itu memang benar. Ayah dan Ibu memang sudah sengaja mempersiapkan kado
istimewa ini dari dulu, hanya untukmu nak “Ayah dan Ibu berkata.
“Terima
kasih banyak ya yah, bu “aku berkata.
“Iya
nak, dan jangan lupa jaga dan rawat sepeda itu dengan baik “Ayah dan Ibu
berkata.
Sepeda itu saya rawat dan saya jaga dengan
sebaik-baiknya. Berkat kado yang diberi Ayah dan Ibu untukku sangat berguna
bagiku, saya tidak telat/ terlambat lagi masuk sekolah. Setiap pulang sekolang/
dari bermain sepeda itu pasti aku cuci yang bersih, dan setelah kering/ bersih
pasti usapi lagi supaya tampak
bersih dan kelihatan kinclong seperti
baru lagi. Keesokan harinya, saya pergi ke sekolah terburu-buru karena takut
kesiangan/ terlambat. Karena terburu-butu saya tidak tahu kalau di depan ada
anak kecil yang lari di jalan, lalu saya kaget dan hampir saja saya menabrak
anak itu. Ternyata tidak, saya sadari saya terjatuh. Untung saja saya tidak
apa-apa, lalu saya
bangun dan melihat sepeda.
Untung saja sepeda
kesayanganku tidak kenapa-kenapa, untung cuma lecet sedikit. Saya sangat berterima
kasih berkat sepeda ini saya tidak terlambat lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar