Pada
waktu kelas 7 SMP dulu aku pernah bertengkar dengan temanku karena hanya hal
yang sepele, yaitu hanya karena berbeda pendapat. Waktu itu dikelas sedang ada
pengusulan untuk liburan semester 2. Semua siswa diminta untuk mengusulkan
pendapatnya, karena pendapat dari setiap siswa
berbeda-beda, maka dilakukan musyawarah dan voting. Setelah dilakukan
musyawarah, ternyata tidak ada hasil yang tetap, selanjutnya dilakukan cara
voting untuk menentukan hasilnya. Semua siswa ditanya satu persatu tempat mana
yang ingin sekali dituju, setelah semua siswa ditanya, akhirnya giliran aku
yang ditanya paling akhir. Aku mengusulkan untuk tidak pergi kemana-mana karena
aku hanya ingin menghabiskan waktu liburanku di rumah saja. Alasanku tidak
ingin ikut adalah karena aku tidak cukup uang untuk liburan dan aku belum
terbiasa liburan dengan teman-temanku. Teman-temanku terkejut saat aku bilang
tidak ingin mereka begitupun dengan guruku, lalu teman-temanku semua memarahiku
dan memaksaku untuk ikut, karena teman-temanku ingin semua murid siswa kelas 7
itu ikut semua tanpa terkecuali. Guruku juga membujukku untuk ikut berekreasi.
Aku tetap tidak mau ikut mereka, lalu temanku menyarankan agar aku ikut, yaitu
dengan menyumbangkan sebagian uangnya untuk dibayarkan untuk rekreasi. Aku pun
tetap tidak mau ikut dan bersi keras tidak bias ikut mereka. Akhirnya
ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan rekreasi. Mereka (teman-temanku semua)
protes karena tidak jadi rekreasi, mungkin penyebabnya karena aku yang tidak
ikut. Saat pulang sekolah, teman-temanku menjauhiku bahkan ada yang marah-marah
denganku, kemudia salah satu dari mereka ada yang ingin mengajakku untuk
berkelahi secara fisik. Tetapi aku tidak mau menurutnya, akhirnya teman-temanku
menarik tanganku dan membawa aku ke sebuah lahan kosong yang sepi, temanku yang
tadi tetap memaksaku untuk berkelahi. Aku tetap tidak mau juga akhirnya dia
mulai menonjokku dibagian dada, aku kesakitan dan terjadilah perkelahian,
setelah berkelahi cukup lama akhirnya aku berhasil mengalahkannya, setelah itu
aku pergi dan meninggalkan teman-temanku disana yang sibuk membantu temanku
yang berkelahi denganku. Sungguh mengenaskan tetapi aku tersenyum puas.
Keesokan harinya temanku yang berkelahi denganku tidak masuk sekolah, aku pun
merasa bersalah atas kejadian kemarin yang mengakibatkan temanku tidak masuk
sekolah karena badannya sakit semua karena perkelahian kemarin.
Sore harinya, saat
aku selesai mandi dan hendak makan tiba-tiba ada seseorang yang datang
kerumahku, ternyata dia temanku yang berkelahi denganku kemarin. Setelah dia
kupersilahkan masuk, kami masih bertatatapan dengan canggung, ternyata
kedatangannya kerumahku ingin meminta maaf denganku dan aku pun memaafkannya,
setelah itu dia menanyakan tentang kegiatan di sekolah hari ini. Setelah itu
dia berpamitan pulang dengan membawa buku-buku catatanku, aku pun tersenyum
lega karena sudah tidak ada lagi permasalahan dan permusuhan di antara aku dan
temanku.
Jumat, 16 November 2018
Bertengkar dengan Teman
Tags
# Cerpen
# SMA Islam Batu
Share This
About Puisi dan Cerpen
SMA Islam Batu
Label:
Cerpen,
SMA Islam Batu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar