Bola - Joko Supriono - Puisi dan Cerpen

Kumpulan Puisi dan Cerpen Karya Anak Bangsa

Breaking

Kamis, 15 November 2018

Bola - Joko Supriono



Setiap Rabu dan Jumat aku latihan sepak bola di lapangan Pangedangan-Turen. Aku berangkat latihan menaiki sepeda, aku berangkat tidak sendirian, aku ditemani temanku, mereka adalah Andi, Lukman, Badrol dan Adin. Ketika dalam perjalanan aku manaiki sepeda dengan berbincang-bincang, Badrol berkata kepadaku, “Jack nanti kamu jadi bek bertahan saja, biar aku dan Adin menjadi striker. “Oke Drol, aku akan menjaga lawan dengan ketat”, jawabku.
Akhirnya selama beberapa menit perjalanan, aku dan teman-temanku sampai di lapangan. Pelatihku pun juga sudah sampai. Pelatih berkata,“Anak-anak ayo segera pakai sepatu kalian.“Baik pak”, jawab kami. Aku segera bergegas memakai sepatu, aku dan teman-teman langsung disuruh untuk mengitari lapangan.
“Ayo kita segera melakukan pemanasan dengan mengitari lapangan sebanyak 3 kali”, ajak pelatih. “Baik pak, akan segera kami lakukan”, jawab kami kompak.
Setelah melakukan pemanasan, rasa lelah muncul. Kaki kram, lalu teman-temanku segera membantu menghilangkan rasa kram di kakiku.
“Hei Drol, tolong aku, kakiku kram.
“Baik aku segera ke sana.
Peluit berbunyi, priiit, tanda permainan segera dimulai.
“Priiit, anak-anak kita segera game on.
Kami segera bersuit, akhirnya Badrol, Adin dan lukman menjadi timku. Badrol kutunjuk sebagai captain.
“Badrol kamu aku jadikan captain.
“Baik Jack”, jawab Badrol semangat.
Oh ya aku lupa, aku bek dengan Lukman dan teman lainnya saja.
“Oke terserah kamu Jack”, jawab Lukman.
Sebelum kami memulai permainan, kami berdoa dulu.
“Jack, Luk, Din dan teman lainnya, sebelum mulai permainan marilah kita berdoa.
“Baik Drol.
“Berdoa mulai.
“Amin.
Selesai berdoa langsung mengambil posisiku, aku ditempatkan di sisi kanan.
Priiit, play on pun dimulai, Badrol langsung mengoper bola kepadaku. Lalu aku mengoper bola kepada Lukman, Lukman menggiring bola dengan hebat dan mengoper bola kepada Adi di sisi kiri, lalu Adin menggiring, Badrol mengheding.
“Hiya, duk. Akan tetapi tandukan Badrol tidak terlalu keras, jadi kiper bisa menangkap bola.
“Hampir saja aku membuat gol”, kata Badrol.
Adin menyahut, hampir saja masuk.
Kiper lawan melakukan tendangan gawang.
“Hei terima umpanku.
“Baik.
Namun musuh terlalu grogi, dia tidak bisa mengontrol bola dengan baik. Bola keluar, out.
Lukman melakukan lemparan. Dia mengoper kepadaku.
“Jack terima ini”, kata Lukman.
“Oke, langsung aku control”. Lalu aku operkan bolanya kepada Badrol, Badrol menggiring dan melewati 3 pemain. Badrol menendang “duk” Goooool
“Akhirnya aku mencetak gol. Yes!
“Bagus Badrol.
Musuh melakukan operan, langsung ke depan, musuh berhasil mengontrol, musuh menendang “duk” bola mengenai tanganku tepat di kotak pinalti, prit penalty, musuh mencetak gol. Akan tetapi pertandingan dibatalkan karena hujan lebat.
“Permainan dibatalkan karena hujan lebat”, kata pelatih.
Kami langsung pulang dan segera istirahat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages