Sepeda Mini Kesayanganku - Hashe Nur Vidia - Puisi dan Cerpen

Kumpulan Puisi dan Cerpen Karya Anak Bangsa

Breaking

Kamis, 15 November 2018

Sepeda Mini Kesayanganku - Hashe Nur Vidia



Pagi menyambut hari ini, udara sejuk di luar sana. Pagi ini aku siap mengayuh sepeda kesayanganku untuk pergi ke rumah nenek di desa seberang. Karena hari ini adalah hari libur. Kemana-mana aku selalu memakai sepeda kesayangan yang dibelikan oleh Ayah dua tahun yang lalu. Dulu aku sangat menginginkan sepeda itu, dan akhirnya oleh Ayah dibelikan juga. Hingga saat ini sepedanya selalu aku rawat dan aku jaga dengan baik.
“Hashe…cepat antar mangga itu ke rumah nenekmu, nanti keburu siang…!!!“ suruh Ibu Hashe.“Iya Bu….”, jawabku.
Dengan semangat aku bergegas mengambil sepedaku.
“Bu,,,berangkat dulu. Assalamu’alaikum” kataku.
Wa’alaikum salam, hati-hati Nak…!!!“ jawab Ibu.
Dengan penuh rasa senang aku mengayuh sepedaku menuju rumah nenek.
Di jalan aku bertemu dengan teman sekelasku, dia juga bersepeda untuk olahraga hari ini.
“Hai Nurul…mau kemana?” sapaku
“Hai Hashe…Aku mau keliling-keliling desa saja…biasalah buat olahraga,“ jawab Nurul.
Akhirnya aku melanjutkan perjalananku ke rumah Nenek, dan tak lama kemudian aku sudah sampai di rumah Nenek dan langsung pamitan pulang karena aku mau keliling-keliling untuk bersepeda ria.
Tapi, tiba-tiba ban sepedaku bocor dan aku langsung panik, karena baru kali ini sepeda kesayanganku bocor karena terkena paku. Lalu aku menuntunnya pulang dan sesampainya di rumah aku langsung meminta Ayahku untuik menambalnya, karena aku tidak mau kemana-mana tanpa sepeda kesayanganku itu. Dan akhirnya setelah ditambalkan oleh Ayah, sepedaku kembali lagi bisa dikendarai dan akupun sangat merasa senang, itulah sepeda kesayanganku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages