Pada waktu itu Dina baru saja selesai mandi,
sampai-samapai kedinginan, karena dia mandi terlalu sore. Setelah sudah selesai
ganti baju baju, dia keluar dari kamar dan menuju ke belakang rumahnya.
“Kamu
baru selesai mandi ya?” kata Yane sambil ngledek.
“Biarin
yang penting aku sekarang sudah mandi”, kata Dina.
“Wah…kucing
milik siapa itu, kok masih kecil-kecil?” kata Dina kaget.
“Gak
tau soalnya itu sudah dari kemarin ada di sini”, kata kak Rona.
“Dina
mendekati kucing-kucing itu sambil menggodanya.
“Kemana
ibunya?” kok gak bersama anaknya”.
“Ibunya
tadi ada di sini tapi sekarang gak tau kemana”, kata kan Rona.
“Kasihan
sekali, masih kecil-kecil ditinggal Ibunya dan tidak diurusi lagi sampai
anaknya sakit tidak tau”, kataku sambil menggoda kedua kucing itu.
Setelah lama menggoda kucing itu Dina melihat ada
kucing yang besar berwarna kuning bercampur berwarna putih datang.
“Apa
itu ibu dari anak kucing ini?” tanya Dina sambil melihat kucing itu.
“Bukan
yang itu, tapi yang satunya lagi”, jawab kakak Rona.
“Tetapi
lihat itu ada lagi di belakangnya yang warna bulunya sama”, kata Dina.
“Ya,
yang itu Ibunya, yang telah melahirkan bayi-bayi kucing itu”, jawab kak Rona.
“Tetapi
kenapa dia langsung lari setelah melihat anaknya di sini?” tanya Dina lagi.
“Ya
gak tau, mungkin takut dengan kamu mangkanya dia lari dari sini, jawab kan
Rona.
“Ah…kakak
ini bisa saja masak dia takut dengan aku, mungkin saja gara-gara ada kucing
laki-laki tadi, mangkanya lari”, kata Dina.
Setelah sudah terlalu lama menggoda kucing-kucing
itu, tidak terasa hari semakin sore dan waktunya sholat magrib….
Keesokan
harinya dina siap-siap untuk berangkat ke sekolah.
Ketika
pulang sekolah Dina langsung menaruh sepedanya dan…
“Assalamualaikum….
“Waalaikum
salam….
“Gimana
sekolahnya”, kata Ibu Dina.
“Alhamdulillah
baik-baik saja dan lancer”, kata Dina.
Dina
segera mandi dan sholat dzuhur, dan melanjutkan pekerjaannya dari sekolah dan
tiba-tiba…
“Din…Din…dimana
kamu, kata Ibu Dina sambil memanggil-manggil.
“Ya
ada apa Bu, kok memanggil saya”, sambil bertanya.
“Kemarin
aku melihat ada kucing besar yang bagus disini”, kata Ibu kepada Dina.
“Kalau
kucing liar, tapi disini ada kucing kecil-kecil dua yang berbeda warna”, kata
Dina dengan menjelaskan.
“Ya
gak papa, tapi Ibu mau yang warnanya kuning dicampur putih”, jawab Ibu.
“Itu…itu…kucingnya
ada disana, kalau Ibu mau”, kata Dina
“Kok
begitu kucingnya, masiskh kecil-kecil, tapi masih ada Ibunya apa tidak?” kata
Ibu bertanya lagi.
“Ibunya
sudah tidak mengurusinya lagi, dan sekarang hanya tinggal berdua saja”, kata
Dina menjelaskan kepada Ibunya.
“Ibupun
berpikir-pikir dulu sampai memutuskan…
“Kalau
masih kecil Ibu tidak mau karena masih kecil dan warnanya pun tidak mengundang
selera”, kata Ibu dengan memutuskan.
“Ya
terserah Ibu saja, kalau Ibu tidak mau juga tidak apa-apa”, jawab Dina pada
Ibu.
Setelah selesai berbincang-bincang, akhirnya Ibu
tidak jadi untuk mengambil kucing itu. Karena kucingnya masih kecil-kecil dan
butuh kasih sayang dari induknya, biarkan dia besar dulu, siapa tau kalau besar
nanti tambah bagus dan lebih gemuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar