Bapak
dan ibu adalah manusia yang paling berharga yang saya miliki saat ini, ada
begitu banyak pengalaman dan cerita dari orang-orang yang berbeda dalam mengartikan
sebuah kasih sayang dari orang tua, begitu pula dengan saya sendiri. Waktu
kanak-kanak saya tidak tahu persis seperti apa kasih saying orang tua kepada
anak-anaknya namun, dengan berkembangnya pemikiran menuju kedewasaan sampai
sekarang ini, saya sudah mulai bisa melihat bagaimana kasih sayang orang tua
itu mengalir dengan tulus dan dengan sengaja kasih saying tersebut dialirkan
kepada saya. Saya anak ke 3 dari 3 saudara, saudara saya perempuan 2 laki-laki
satu.
Ada
cerita yang paling menarik menurut saya yang saya tidak dapatkan dari orang tua
saya sendiri, teman saya yang selalu menceritakan bagaimana kehidupan dia dan
orang tuanya. Pak… dia dan orangtuanya begitu akrab seperti sahabat sendiri,
dia selalu menceritakan semua kisahnya yang terjadi selama sehari, kisah
asmara, sosial, dan pendidikan. Saya waktu SD jika minta apapun selalu
diturutin dan tidak pernah dibentak-bentak atau dimarahi, kalaupun dimarahi itu
saya kalau melakukan kesalahan besar atau bermain pulang terlambat atau
kemalaman. Waktu SMP saya agak dibiarkan karena orang tua saya berfikir saya
sudah besar dan bis amenjaga diri, tapi kalau bermain sama teman-teman atau
jalan –jalan masih sering tidak boleh, lama-kelamaan saya diam-diam keluar rumah
atau jalan-jalan sama teman-teman tidak pamit kepada orang tua. Setelah pulang
habis jalan-jalan saya dimarahi dan dibentak-bentak setiap hari selalu saya
ulangi jadi, orang tua saya sekarang agak membiarkan saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar