Pengorbanan Orang Tua - Puisi dan Cerpen

Kumpulan Puisi dan Cerpen Karya Anak Bangsa

Breaking

Jumat, 16 November 2018

Pengorbanan Orang Tua



Bapak dan ibu adalah manusia yang paling berharga yang saya miliki saat ini, ada begitu banyak pengalaman dan cerita dari orang-orang yang berbeda dalam mengartikan sebuah kasih sayang dari orang tua, begitu pula dengan saya sendiri. Waktu kanak-kanak saya tidak tahu persis seperti apa kasih saying orang tua kepada anak-anaknya namun, dengan berkembangnya pemikiran menuju kedewasaan sampai sekarang ini, saya sudah mulai bisa melihat bagaimana kasih sayang orang tua itu mengalir dengan tulus dan dengan sengaja kasih saying tersebut dialirkan kepada saya. Saya anak ke 3 dari 3 saudara, saudara saya perempuan 2 laki-laki satu.
Ada cerita yang paling menarik menurut saya yang saya tidak dapatkan dari orang tua saya sendiri, teman saya yang selalu menceritakan bagaimana kehidupan dia dan orang tuanya. Pak… dia dan orangtuanya begitu akrab seperti sahabat sendiri, dia selalu menceritakan semua kisahnya yang terjadi selama sehari, kisah asmara, sosial, dan pendidikan. Saya waktu SD jika minta apapun selalu diturutin dan tidak pernah dibentak-bentak atau dimarahi, kalaupun dimarahi itu saya kalau melakukan kesalahan besar atau bermain pulang terlambat atau kemalaman. Waktu SMP saya agak dibiarkan karena orang tua saya berfikir saya sudah besar dan bis amenjaga diri, tapi kalau bermain sama teman-teman atau jalan –jalan masih sering tidak boleh, lama-kelamaan saya diam-diam keluar rumah atau jalan-jalan sama teman-teman tidak pamit kepada orang tua. Setelah pulang habis jalan-jalan saya dimarahi dan dibentak-bentak setiap hari selalu saya ulangi jadi, orang tua saya sekarang agak membiarkan saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages