Pada waktu SD, ketika
berangkat ke sekolah, aku selalu berjalan kaki. Saat itulah Ayah melihat aku kasihan sekali. Saat itu
aku diberikan kejutan oleh Ayahku sebuah sepeda mini yang bagus. Pada
waktu itu, sepeda itu aku rawat dan aku jaga setiap hari. Pada saat itu aku
disuruh Ibu ke took.
Aku memakai sepeda itu. Suatu saat, sepedaku
tiba-tiba tidak bisa berjalan dan akhirnya
sering sekali macet. Saat ini aku bosan sekali memakai sepeda itu, karena
terlalu parah dan sudah terlalu jelek, aku minta kepada Ayah ku, “Yah, aku mau
minta sepeda baru lagi dong, yang kayak dulu lagi lho…?” Ayahku
menjawab, “nggak usah beli lagi, Nak, sepeda yang dulu
kan bisa dipakai!“ Aku nurut saja
kepada orang tuaku dan kakakku.
Saat ini sepeda itu aku rawat kembali dan aku bawa setiap
hari ke sekolah. Pada saat ini aku berangkat ke sekolah dengan teman
dan rasanya aku senang sekali. Pada waktu hari minggu aku berangkat ke sungai
untuk mencuci baju sekeluarga, saat itu aku merasa keberatan membawa pakaian
yang akan aku cuci. Aku langsung mengambil sepeda dan aku langsung berangkat
bersama Ika dan Mar’atus. Sesudah sampai di sungai, sepeda itu saya parkir di atas dan sepeda itu
saya tinggal sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar