Sepedaku - Hendra Saputra - Puisi dan Cerpen

Kumpulan Puisi dan Cerpen Karya Anak Bangsa

Breaking

Kamis, 15 November 2018

Sepedaku - Hendra Saputra



Saat pertama kali aku mempunyai sepeda, aku bahagia sekali! Sampai-sampai pagi, siang dan malam pun selalu aku bawa. Kemanapun aku pergi, rasanya sangat ringan seperti tidak ada beban yang terasa! Pada keesokan harinya pukul 19.30 aku ke rumah teman-teman, mengajak mereka bersepeda bersama-sama! Pertama yang aku ajak adalah Vikri lalu Virman, tidak lama kemudian Wahyu dan dika datang.
“Wow, pas banget kalian datang” Wahyu bertanya “emang kenapa? “aku menjawab kita mau bersepeda, kamu ikut gak?“ Kemudian Wahyu menjawab,“ya udah aku ikut deh“. Firman pun tertarik dengan ajakanku, dia bilang “aku ikut gak papa, kan?“ Vikri menjawab “Waw, dengan senang hati”.
Andika bertanya! Hey, Hendra emang kita mau bersepeda ke mana? Aku menjawab “Kita ke kota Turen saja”. Tanpa bersabar diri akhirnya Firman bilang “Ya sudah berangkat sekarang saja“. Wahyu pun menjawab sama dengan Firman. Waktu itu aku takut sekali karena jalannya sangat gelap hanya terdengar suara jangkrik dan suara katak saja. Tapi aku tidak menghiraukan. Tidak lama kemudian pukul 20.00 aku dan teman-teman sampai di kota Turen.
Aku bertanya kepada teman-teman,Selanjutnya kita mau ke mana?“ Andi menjawab pertanyaanku “kita ke toko sarwo saja”. Aku bilang,Emang kamu bawa uang?“ Andika pun menjawab,Aku bawa uang Rp. 10.000“. Lalu Andika berbalik tanya,“kamu sendiri bawa uang gak?“ “Alhamdulillah bawa tapi cuma Rp. 5000! “Lalu Andika menghiburku dengan perkataan yang halus “ya udah gak papa kok!”.
Aku tidak bertanya kepada Vikri, Firman dan Wahyu kerena aku sudah tahu kalau mereka membawa uang masing-masing. Kita semua masuk ke toko itu dan kami semua makan-makan. Setelah itu kami semua pulang. Tidak lama kemudian aku dan teman-teman sampai di desa Sentong kami, lalu aku bilang kepada teman-teman “sampai jumpa teman-teman”. Mereka pun menjawab dengan jawaban yang sama “sama-sama”.
Akupun memasukkan sepeda ke dalam rumah dan aku senang sekali dengan perjalananku dan teman-teman tadi. Aku sayang sekali dengan sepedaku itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages